Sidikalang

Karya ini dibuat untuk Kreavi Challenge Rupa Rasa Kopi. Karya ini memiliki konsep untuk
membuat sebuah branding kopi asli Indonesia dengan menampilkan 4 keyword utama dari brand
ini sendiri, yaitu originalitas, kualitas, experience, dan nasionalisme.

Asmat Tribe

Konsep KaryaSaya mengangkat suku Asmat untuk saya jadikan ilustrasi, di ilustrasi tersebut
terlihat orang suku Asmat dengan baju adat mereka yaitu baju adat rumbai rumbai dan dia
membawa senjata khas mereka yaitu Belati dan Tombak.

Bhirawa

“Bhirawa” adalah sesuatu yang menakutkan, dan berwibawa. suatu konsep yang mengangkat Bhirawa
merupakan system keilmuan yang memunculkan tentang kekuatan.

Si Tampang Tumpeng

Fungsi komunikasi ide Nasi Tumpeng sebagai makanan khas Indonesia dalam ilustrasi karakter
bercorak Nusantara.

Sri Asih

Konsep yang dipilih merupakan penggabungan antara gambar vector semi realis karena masih
memiliki kesan kartun didalamnya dengan unsur budaya yaitu tokoh Sri Asih yang memakai
pakaian adat kesatria wanita dari Pulau Jawa. Sri Asih dipilih sebagai objek karena merupakan
salah satu tokoh pahlawan wanita yang saat ini mungkin filmnya telah ditunggu-tunggu setelah
keluarnya film Gundala. Detail aksen pipi yang digunakan juga merupakan gaya gambar vector
untuk chibi, namun pada karya ini digunakan untuk menekankan kesan pipi yang gemuk.
Penggambaran Sri Asih disini bukan merupakan seseorang yang memiliki badan yang langsing.
Hal ini dilakukan untuk menunjukkan bahwa wanita tak perlu langsing agar terlihat menawan dan
anggun.

Sanja

Desain karakter dengan referensi budaya visual di Indonesia. Hal mistis kerap digemari di
kalangan masyarakat. Maka dari itu saya mengambil referensi Kuyang (Siluman dari Kalimantan)
sebagai latar belakang desain karakter saya

Srikandi

Srikandi adalah salah satu tokoh wayang kulit yang sangat terkenal. Desain karakter Srikandi ini
berkonsep menjunjung nilai budaya indonesia dengan mempertahankan karateristik Srikandi
serta penggunaan batik keraton yang memiliki filosofi elegan.

Gouda

“Gouda adalah karakter pahlawan super yang terinspirasi dari makanan Nusantara yaitu "Gado-
Gado". Nama gouda berasal dari kata "Gado" yang dibolak-balik dengan penekanan "Ou". Setiap
bagian tubuh dan desain kostum dibuat berdasarkan bahan-bahan yang digunakan dalam
pembuatan gado-gado, seperti telur rebus, wortel, selada, tahu, tempe, dan lain-lain. Pemilihan
makanan gado-gado menyesuaikan filosofis sang pahlawan yang dapat menyatukan segala
bentuk perbedaan dan membentuknya menjadi satuan keberagaman yang berwarna.”

Barong Gede

Rangda dikenal sebagai ratu para Leak, Wanita yang menguasai Ilmu Hitam dan meneror orang-
orang sejak zaman dahulu. Namun pada zaman sekarang orang mulai melupakan dan
menganggap semua itu hanyalah tahayul. Rangda melihat hal tersebut sebagai kesempatan.
Dengan menggunakan kesaktiannya, Rangda menyamar menjadi gadis muda untuk
menyembunyikan wujud aslinya yang mengerikan. Daripada menggunakan cara lamanya untuk
mendapatkan mangsa, Rangda menjadi tertarik untuk menjebak orang-orang secara langsung
dengan menggoda atau mengajak orang ke tempat sepi lalu menghabisinya di sana.

Radin inten II

Merepresentasikan kekuatan dari pahlawan asal lampung dengan wujud baru dengan kekuatan
super untuk lebih mengenalkan pahlawan indonesia ke pemuda atau generasinya

Tagged